Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Tengah dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana melaksanakan Pembinaan pelayanan KB di aula RST Bhakti Wira Tantama kepada rumah sakit dan FKTP se Kota Semarang.

Koordinator KB dan Reproduksi Perwakilan BKKBN Jateng Agus Pujiono, SH., M.Kes mengatakan bahwa jumlah akseptor KB menurun saat pandemi berlangsung. Selain itu menurut dr. Lilik Faridah, MM selaku Kepala Dinas Dalduk KB Kota Semarang menyayangkan rendahnya minat ber-KB selama pandemic karena alat kontrasepsi merupakan salah satu upaya untuk membantu keluarga merencanakan jarak antar kelahiran (Birth to Birth Interval) dan anak terhindar dari Kekerdilan (Stunting). “Sayangnya, minimnya minat ber-KB juga dibarengi dengan jumlah orang yang ingin KB namun tak terlayani (Unmet need) mengalami peningkatan selama masa pandemi COVID-19,” kata dr. Lilik Faridah, MM.

Karumkit RST Bhakti Wira Tamtama, Letkol CKM dr. Moh. Andi Fatkhurokhman Sp.THT-KL MARS menyampaikan bahwa RST Bhakti Wira Tamtama merupakan salah satu rumah sakit unggulan Pelayanan Keluarga Berencana Rumah Sakit (PKBRS) tingkat nasional. Disaat masa pandemi covid, program KB terjadi kendala fasyankes terkonsentrasi penanganan covid dan adanya mekanisme lockdown. RST Bhakti Wira Tamtama merupakan rumah sakit TNI AD selalu hadir membantu pemerintah melaksanakan program KB walaupun ditengah pandemi. Kegiatan telah dilaksanakan RST Bhakti Wira Tamtama dalam program KB antara lain kerjasama lintas instansi dengan Pemkot Semarang maupun pemda sekitar, kegiatan KB di lapas, kegiatan penyuluhan KB istri prajurit di satuan TNI AD. Karumkit menyampaikan Layanan PKBRS di RST Bhakti Wira Tamtama berjalan dengan lancar karena telah terbiasa melaksanakan program manunggal KB TNI-BKKBN. RST Bhakti Wira Tamtama dalam mendukung kelancaran pelayanan program KB dilakaukan dengan cara kerjasama dan koordinasi yang matang untuk memangkas alur birokrasi dengan melakukan MoU bersama Pemda pengirim akseptor.

Pada kesempatan kali ini Karumkit juga menyampaikan RST Bhakti Wira Tamtama juga menggunakan teknik operasi untuk KB Kontrasepsi Mantab (Kontab) lebih disukai peserta KB lebih cepat perawatan karena didukung metode anestesi yang lebih mutakhir yaitu menggunakan tekhnik Enhanced Recovery After Cesarian Surgery atau yang lebih dikenal dengan sebutan ERACS sehingga pemulihan menjadi lebih cepat.

Leave a reply