SEMARANG – Dalam rangka menyambut dan memperingati HUT ke-81 TNI serta HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro Tahun 2026, Kesehatan Daerah Militer (Kesdam) IV/Diponegoro bersama Rumah Sakit (Rumkit) Tk. III 04.06.02 Bhakti Wira Tamtama Semarang menyelenggarakan rangkaian kegiatan Bakti Kesehatan sebagai wujud nyata pengabdian dan kepedulian TNI di bidang kesehatan kepada masyarakat.

Rangkaian kegiatan Bakti Kesehatan tersebut mengusung tema edukasi keselamatan jiwa dan deteksi dini kesehatan jantung. Kegiatan difokuskan pada pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) di lingkungan pendidikan serta pemeriksaan Elektrokardiogram (EKG) bagi prajurit dan masyarakat. Rangkaian kegiatan juga dilaksanakan di STIKES Kesdam IV/Diponegoro sebagai bagian dari upaya memperluas edukasi kesehatan dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan.

Pelatihan Bantuan Hidup Dasar menjadi salah satu kegiatan utama dalam rangkaian Bakti Kesehatan. Tim medis Rumkit Tk. III 04.06.02 Bhakti Wira Tamtama memberikan edukasi dan pelatihan kepada para pelajar di Kota Semarang mengenai pentingnya pertolongan pertama pada kondisi kegawatdaruratan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar kepada peserta sehingga mampu memberikan pertolongan awal secara tepat sebelum mendapatkan penanganan dari tenaga medis.

Edukasi BHD dilaksanakan di SMA Agus Salim Semarang dan SMAN 4 Semarang pada Selasa, 15 September 2026. Para siswa dan guru mendapatkan pembekalan mengenai pengenalan kondisi kegawatdaruratan, pemeriksaan respons korban, memastikan kepatenan jalan napas, teknik Resusitasi Jantung Paru (RJP) atau Cardiopulmonary Resuscitation (CPR), serta tata cara meminta bantuan medis dengan cepat dan tepat.

Selain di lingkungan sekolah, kegiatan edukasi kesehatan juga dilaksanakan di STIKES Kesdam IV/Diponegoro. Sebagai institusi pendidikan di bidang kesehatan, STIKES Kesdam IV/Diponegoro menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung peningkatan pengetahuan dan kesadaran mengenai pertolongan pertama serta keselamatan jiwa. Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman mahasiswa dan civitas akademika mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi kondisi kegawatdaruratan.

Melalui edukasi dan simulasi secara langsung, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman secara teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan ketika menemukan seseorang dalam kondisi tidak sadar atau mengalami henti jantung. Kemampuan melakukan pertolongan awal secara cepat dan tepat diharapkan dapat membantu meningkatkan peluang keselamatan korban sebelum bantuan medis profesional datang.

Tidak hanya berfokus pada edukasi keselamatan jiwa, rangkaian Bakti Kesehatan juga diisi dengan kegiatan Serbuan Pemeriksaan Elektrokardiogram atau EKG. Pemeriksaan rekam jantung tersebut dilaksanakan di Kodim 0733/Kota Semarang dan Pomdam IV/Diponegoro. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini terhadap kondisi kesehatan jantung, khususnya bagi prajurit dan personel di lingkungan satuan.

Pemeriksaan EKG dilakukan untuk merekam aktivitas listrik jantung sehingga dapat membantu tenaga kesehatan dalam melakukan penilaian terhadap kondisi jantung seseorang. Deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi fisik dan kesehatan prajurit agar tetap terpantau serta mendukung kesiapan dalam melaksanakan tugas.

Kepala Rumkit Tk. III 04.06.02 Bhakti Wira Tamtama Semarang, Letnan Kolonel Ckm dr. Ridwan Mataram, M.Si., Med., Sp.B., FINACS, menyampaikan bahwa kegiatan edukasi BHD dan pemeriksaan EKG merupakan bentuk nyata komitmen TNI dalam memberikan pelayanan dan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Menurutnya, pemahaman mengenai pertolongan pertama serta kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan bagian penting dari upaya pencegahan. Dengan pengetahuan yang memadai, masyarakat diharapkan mampu mengambil tindakan awal yang tepat ketika menghadapi kondisi kegawatdaruratan, sementara pemeriksaan kesehatan secara dini dapat membantu pemantauan kondisi kesehatan secara lebih baik.

Pelaksanaan Bakti Kesehatan ini juga menunjukkan pentingnya sinergi antara Kesdam IV/Diponegoro, Rumkit Tk. III 04.06.02 Bhakti Wira Tamtama, STIKES Kesdam IV/Diponegoro, satuan-satuan TNI di wilayah Semarang, serta institusi pendidikan. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan, keselamatan jiwa, dan deteksi dini penyakit.

Rangkaian kegiatan dalam rangka HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro Tahun 2026 diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Tidak hanya menjadi momentum peringatan, kegiatan ini juga menjadi wujud pengabdian TNI melalui bidang kesehatan dengan memberikan edukasi, pelayanan, serta upaya preventif kepada masyarakat.

Dengan semangat pengabdian dan kepedulian, Kesdam IV/Diponegoro bersama Rumkit Tk. III 04.06.02 Bhakti Wira Tamtama Semarang akan terus berkomitmen memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Melalui edukasi, pencegahan, dan deteksi dini, diharapkan terwujud masyarakat yang semakin sadar kesehatan serta memiliki kemampuan dasar untuk memberikan pertolongan dalam situasi kegawatdaruratan.

Bakti Kesehatan untuk Negeri, TNI Hadir dan Mengabdi untuk Masyarakat.

Leave a reply