Yogyakarta — Rumah Sakit Bhakti Wira Tamtama Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Capacity Building pada 10 Januari 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat kekompakan tim, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di lingkungan kerja. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran manajemen dan seluruh staf rumah sakit dalam suasana penuh antusias dan kebersamaan.

Acara diawali dengan sambutan dari Karumkit RS Bhakti Wira Tamtama, dr. A. Yogi K. Lesmana, Sp.M., MH. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya capacity building sebagai sarana untuk meningkatkan kompetensi, komunikasi, dan sinergi antarpegawai. dr. Yogi juga menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kekompakan dan kerja sama tim yang solid.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap seluruh personel RS Bhakti Wira Tamtama dapat semakin kompak, saling memahami peran masing-masing, serta mampu bekerja sama secara profesional dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar beliau.

Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan outbound yang dirancang khusus untuk membangun kekompakan, kepercayaan, dan kerja sama tim. Berbagai permainan dan simulasi kelompok dilakukan secara interaktif dan menyenangkan, namun tetap sarat dengan nilai-nilai kepemimpinan, komunikasi efektif, serta pemecahan masalah bersama.

Melalui aktivitas outbound ini, peserta diajak untuk keluar dari rutinitas kerja sehari-hari dan berinteraksi dalam suasana yang lebih santai. Hal ini diharapkan dapat mempererat hubungan antarpegawai lintas unit, meningkatkan rasa saling percaya, serta menumbuhkan semangat kebersamaan yang nantinya berdampak positif pada kinerja di lingkungan rumah sakit.

Kegiatan Capacity Building RS Bhakti Wira Tamtama Yogyakarta tahun 2026 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat budaya kerja yang harmonis, profesional, dan berorientasi pada pelayanan prima. Dengan SDM yang solid dan kompak, RS Bhakti Wira Tamtama optimistis dapat terus meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat.

Leave a reply