Semarang, 11 Juni 2025 – Dalam rangka memperkuat komitmen terhadap pelaksanaan reformasi birokrasi dan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), RS Bhakti Wira Tamtama menggelar kegiatan asistensi ZI selama dua hari berturut-turut pada tanggal 10–11 Juni 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di aula utama RS Bhakti Wira Tamtama dan diikuti oleh seluruh anggota Pokja ZI rumah sakit.
Acara resmi dibuka oleh Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Letkol Ckm dr. A. Yogi K. Lesmana, Sp.M, MH. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya kegiatan asistensi ini sebagai bentuk keseriusan RS Bhakti Wira Tamtama dalam menjalankan reformasi birokrasi secara menyeluruh dan berkelanjutan.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar formalitas. Ini adalah wujud nyata dari kesungguhan kita untuk melaksanakan reformasi birokrasi di lingkungan rumah sakit. Setiap Pokja harus mengikuti dengan sungguh-sungguh, menyerap ilmu, dan mengaplikasikannya dalam tugas masing-masing. Ini juga merupakan atensi langsung dari pimpinan kita agar setiap satuan berkomitmen meraih predikat WBK,” tegas Karumkit dalam sambutannya.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada tim asistensi yang telah hadir dan memberikan bimbingan langsung di RS Bhakti Wira Tamtama.
Materi dan Pemaparan oleh Tim Asistensi Kodam
Kegiatan hari pertama diisi dengan pemaparan materi oleh Letkol Inf Fredy Feregrina, S.H., M.H.I, yang menjelaskan secara komprehensif mengenai konsep WTRB (Wilayah Tertib Reformasi Birokrasi) dan pembangunan Zona Integritas. Beliau juga memberikan pendampingan dalam pengisian Lembar Kerja Evaluasi (LKE), sebagai instrumen penting dalam penilaian capaian ZI.
Sementara itu, pada hari kedua, Letkol Inf Didin Rohidin menyampaikan materi yang sangat inspiratif mengenai urgensi reformasi birokrasi sebagai fondasi pelayanan publik yang bersih dan profesional. Materi ini memberikan dorongan semangat dan kesadaran mendalam kepada seluruh peserta mengenai peran penting masing-masing dalam perubahan yang sedang dibangun.
Selain itu, tim asistensi Kodam juga memberikan bimbingan teknis secara intensif kepada setiap Pokja, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga monitoring evaluasi dalam pembangunan ZI. Pendekatan yang dilakukan bersifat interaktif dan solutif, sehingga peserta dapat berdiskusi langsung dan menyampaikan kendala yang dihadapi di lapangan.
Evaluasi dan Rekomendasi
Di penghujung kegiatan, tim asistensi menyampaikan hasil asistensi serta rekomendasi perbaikan yang harus segera ditindaklanjuti oleh masing-masing bidang. Kegiatan ditutup dengan semangat baru dan optimisme tinggi dari seluruh peserta.
Dengan adanya kegiatan asistensi ini, diharapkan RS Bhakti Wira Tamtama semakin mantap dalam melangkah menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi. Tak hanya sebagai target administratif, namun sebagai budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas, akuntabilitas, dan pelayanan prima kepada masyarakat.












Leave a reply