Rumah Sakit Bhakti Wira Tamtama kembali menggelar kegiatan ilmiah yang inspiratif dan bermanfaat melalui workshop bertajuk “Standar Asuhan Keperawatan dengan Metode 3S”. Workshop ini diselenggarakan secara hybrid—langsung di lokasi serta melalui Zoom Meeting—sehingga dapat diikuti oleh seluruh perawat dan bidan di berbagai unit pelayanan.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Karumkit Letkol Ckm dr. A. Yogi K. Lesmana, Sp.M, M.H. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan menekankan pentingnya workshop sebagai sarana refreshing pengetahuan dan keterampilan, baik bagi para Clinical Instructor (CI) di rumah sakit maupun mahasiswa profesi keperawatan dari Universitas Karya Husada (UNKAHA).

“Kegiatan ini sangat baik sebagai media penyegaran ilmu dan penguatan standar praktik bagi para CI maupun mahasiswa profesi. Semoga dapat menjadi bekal yang bermanfaat untuk praktik keperawatan yang lebih profesional dan berstandar tinggi,” ujar beliau.
Workshop ini menghadirkan tiga narasumber yang merupakan dosen berpengalaman dari UNKAHA, yaitu Ns. Shindi Hapsari, S.Kep, M.Kep; Ns. Eni Kusyati, S.Kep, M.Kep; dan Ns. Amrih Widiati, S.Kep, M.Kep. Ketiganya memaparkan materi secara komprehensif mengenai penerapan metode 3S (Sistematis, Saintifik, dan Standar) dalam proses asuhan keperawatan.

Metode 3S yang dibahas dalam workshop ini bertujuan untuk menekankan pentingnya pendekatan yang terstruktur dan berbasis bukti dalam praktik keperawatan. Para peserta diajak untuk mengkaji ulang langkah-langkah dalam pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi, hingga evaluasi secara lebih sistematis dan sesuai dengan standar profesi keperawatan nasional.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta, baik yang hadir langsung maupun yang bergabung melalui Zoom. Diskusi interaktif, studi kasus, serta tanya jawab yang hidup menjadi bagian penting dari workshop ini, memperkuat pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan.

Dengan adanya workshop ini, diharapkan seluruh tenaga keperawatan dapat meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan yang berorientasi pada keselamatan dan kebutuhan pasien. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menjembatani kolaborasi yang lebih erat antara institusi pendidikan keperawatan dan rumah sakit dalam upaya peningkatan mutu pendidikan klinik.

Leave a reply